-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Zona Maluku 2025
Zona Maluku
Bula_ Pemerintah Seram Bagian Timur ( SBT ) menggelar aksi penanaman Cabai di desa Bula air, tepatnya Breeding Center, Rabu (13/08/2025).
Aksi tersebut dihadiri oleh Bupati SBT Fachri Husni Alkatiri, Wakil Bupati SBT Miftah Thoha R. Wattimena, Sekda SBT A.Q.Amahoru, Ketua DPRD SBT Risman Sibualamo, Kadis Pertanian SBT Sofyan Waraiya, Sejumlah Pimpinan OPD, dan Forkopimda.
Aksi penanaman Cabai Serentak di 11 Kabupaten kota dengan resmi di buka oleh Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa.
Penanaman Cabai yang berlansung di lahan kurang lebih 2 Hektar itu sebagai langkah menekan Inflasi di daerah. Lantaran cabai merupakan salah satu komoditi yang menyebabkan inflasi di daerah.
" Cabai manjadi target penanaman guna menekan lonjakan harga yang ada di daerah, sehingga untuk SBT lokasi di Breeding Center," Tandas Kadis Pertanian SBT Sofyan Waraiya, Kepada Zona Maluku di Bula kemarin.
Komoditi ini yang menyebabkan inflasi di daerah ini di karenakan kebutuhan yang tinggi disertai dengan cuaca yang tidak baik-baik ini tentu membuat harga cabai melonjak.
Selain memenuhi kebutuhan dalam daerah, Cabai di Kabupaten SBT juga di pasarkan di daerah industri selain seperti Fak-Fak, Sorong dan di Weda.
"Sehingga stok dalam daerah terbatas dan harga cabe melonjak dan membawa inflasi ke daerah," Tandas Waraiya.
Kata Waraiya, sebenarnya hasil produksi di SBT memenuhi kebutuhan masyarakat, namun karena permintaan yang meningkat sehingga terjadinya inflasi.
" sebenarnya hasil produksi di SBT memenuhi kebutuhan masyarakat, namun karena permintaan yang meningkat sehingga terjadinya inflasi," Ungkapnya.
Kata Waraiya, target Pemperintah daerah sebelumnya di tahun 2024 itu berjumlah 84 Ha, dan dintahun 2025 ditingkatkan menjadi 100 Ha.
" Target ini apabila terdapat kelebihan maka di jual ke luar daerah," Tandasnya.
Lanjutnya, melalui APBD juga di alokasikan untuk kelompok tani Pengembangan tanaman cabai.
Pihaknya juga di bantu oleh Kemantrian pertanian melalui kegiatan pangan bergizi yang dimanfaatkan lahan pekarangan, khususnya untuk penanaman Cabai. ( ZM )