-
Discover
-
Spotlight
- Jelajahi Orang
Zona Maluku 2025
Ambon, Zona Maluku - Kota Ambon, Provinsi Maluku, untuk pertama kalinya memiliki sekolah yang diperuntukkan bagi para lanjut usia (lansia), terletak di Negeri Hutumuri, Kecamatan Leitimur Selatan.
Lembaga pendidikan non formal yang diberi nama Sekolah Lansia Nusa Indah Negeri Hutumuri itu diresmikan oleh Penjabat Walikota Ambon, Bodewin Wattimena, Jumat (16/6/2023).
Dalam sambutannya, Bodewin Wattimena mengatakan, Sekolah Lansia dibentuk atas kerjasama Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Ambon dan Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Maluku, sebagai upaya untuk mensejahterakan para lansia.
"Pada fase lansia, kualitas hidup baik dari segi fisik dan mental semakin menurun, yang mengakibatkan produktivitas ikut menurun. Disisi lain, lansia telah melalui perjalanan hidup yang panjang, serta memiliki pengetahuan dan pengalaman yang luas bahkan kearifan, yang semua itu bisa dimanfaatkan untuk membuat karya yang nyata dalam pembangunan nasional," kata Wattimena.
Menurut dia, lansia bukanlah beban keluarga. Sebagai golongan yang telah memiliki banyak pengalaman hidup, mereka diharapkan dapat menurunkan pengalaman kepada generasi muda, serta menjadi motor penggerak gerakan perubahan mental di keluarga masing-masing.
"Sudah saatnya lansia menjadi pemimpin utama dalam rangka memberikan nasehat, himbauan dan menularkan pengalaman hidup kepada anak cucu," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Bodewin Wattimena didamping Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Maluku Widya Pratiwi Murad, Ketua TP PKK Kota Ambon Lisa Wattimena, Kepala DPPKB Kota Ambon juliana Wilhelmina Patty, dan Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Maluku, Sarles Brabar.
"Saya bersyukur BKKBN RI menunjuk langsung Provinsi Maluku, khususnya Kota Ambon untuk mendirikan sekolah lansia pertama di Provinsi Maluku,” ucap Wattimena.
Sementara itu, Raja Negeri Hutumuri, Fredy Benjamin Waas, mengungkapkan rasa bangganya karena negeri itu menjadi daerah pertama di provinsi Maluku yang memiliki sekolah untuk para lanjut usia.
“Ini kebanggaan tersendiri bagi kami, menjadi yang pertama dari 11 kabupaten/kota di Maluku yang memiliki pendidikan (sekolah) untuk warga lanjut usia,” ungkapnya. (REM)